Cek Sarana Hingga Menjamu Tamu #CatatanUyun [Bagian - 11]

Senin pagi menyambut aktivitas awal pekan dengan semangat dan positif. Diawali dengan menerima tamu di rumah sebelum berangkat, seperti biasa mendengarkan usulan dan keluhannya. 

Pandemi covid 19 ini memang berdampak ke semua kalangan tanpa kecuali, seluruh lapisan masyarakat di belahan bumi manapun merasakan dampak wabah ini. Semoga wabah ini segera berlalu dan memberikan rasa tenteram dan optimis untuk menghadapi kehidupan masa depan yang lebih baik lagi. 

Setelah itu saya lanjut menuju Puskesmas Citangkil 2 yang berlokasi di Kelurahan Lebak Denok Kecamatan Citangkil Kota Cilegon. Saya tergerak untuk mengunjungi Puskesmas ini setelah sebelumnya mendapatkan info dari warga jika Puskesmas ini masih sangat sedikit jumlah pasien yang ada. 

Setelah menempuh perjalanan sekitar 15 menit, sampailah saya di tempat tujuan. Lokasi Puskesmas yang masuk kedalam dari jalan raya menjadikan Puskesmas ini tidak terlihat dari jalan raya utama. Saya melihat bangunan yang besar dan lahan yang cukup luas.  

Saya langsung menyapa 2 i petugas yang duduk didepan San mengucapkan salam, tidak lama kemudian Dr. Gunawan sebagai Kepala Puskesmas datang menghampiri saya dan menanyakan kabar serta mempersilahkan saya untuk berkeliling melihat semua ruangan  dan fasilitas yang ada. 

Kami pun mulai berkeliling melihat ruangan satu persatu. Masih perlu penambahan fasilitas didalamnya sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik. Kelengkapan gedung juga harus segera dituntaskan agar memberikan kenyamanan bagi semuanya, baik bagi tenaga medis, tenaga administrasi , pasien dan pengunjung Puskesmas 2 Citangkil. 

Saya berkeliling ruangan di lantai atas dan dilantai bawah. Selesai berkeliling mengunjungi Puskesmas 2 Citangkil saya  pun pamitan kepada Kepala Puskesmas dan semua yang ada bersama saya pagi itu. Sekitar 45 menit saya berkeliling bersama-sama. 

Saya koin segera menuju mobil dan dalam batin saya bergumam bahwa usulan kelengkapan sarana dan prasarana ini harus segera say sampaikan kepada Pak Walikota dan Ketua TAPD ( Tim Anggaran Pemerintah Daerah ) Kota Cilegon agar mendapatkan prioritas pengalokasian dalam RAPBD Tahun Anggaran 2021 karena kesehatan adalah Urusan wajib dasar bagi Pemerintah Daerah  Kota Cilegon. 

Mobilpun melaju menuju kantor DPRD Kota Cilegon, dalam waktu yang tidak terlalu lama saya pun sudah sampai di kantor. Saya segera menuju ruangan saya, begitu saya buka ternyata ruangan saya sedang dalam perbaikan . 

Tidak lama saya diinfokan bahwa ada tamu dari Kota Metro Propinsi Lampung, saya pun menerima tamu dengan menggunakan protokol kesehatan, saya pinjam ruangan Pak Sekwan untuk menerima tamu pagi ini. Setelah menyampaikan maksud dan tujuannya beliau berpamitan dan mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan penyambutannya dan kemudian berpamitan untuk melanjutkan agenda berikutnya.

Saya cek agenda kegiatan di Hand Phone saya, ternyata jam 11.00 ini saya harus melanjutkan agenda untuk Rapat Pimpinan bersama dengan Sekwan, Para Kabag dan Kasubag untuk membahas Rancangan 

Agenda Kegiatan DPRD di Bulan Oktober 2020.  Semua hadir dan membawa agenda masing-masing sesuai dengan usulan dari setiap Alat Kelangkapan DPRD di Kota Cilegon. Cukup lama pembahasan ini karena harus mengikuti mekanisme kesesuain dengan Rencana Kerja DPRD berdasarkan alokasi anggaran yang sudah ditetapkan. 

Setelah melalui diskusi panjang akhirnya rapat selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan agenda Rapat Badan Musyawarah (Banmus)sebagai sarana untuk melegitimasi Rancangan Agenda Kegiatan DPRD Kota Cilegon. 

Setelah kehadiran anggota Banmus  kuorum, rapat saya  mulai. Satu persatu agenda kita bahas dan meminta persetujuan Anggota Badan Musyawarah dan Alhamdulillah lancar semuanya dan rapat selesai pukul 15.00. 

Selesai rapat saya ngobrol dengan Pak Sekwan, Kabag Keuangan  serta Kabag Persidangan dan Fasilitasi. Tak kerasa waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 dan saya pun bergegas menuju ruangan untuk pengambilan video tentang selayang pandang DPRD Kota Cilegon. 

Engga lama waktu yang dibutuhkan, cukup 15 menit dan selesai dengan baik. Saya pun menyampaikan ke staf saya untuk menuju rumah karena ada janji yang harus saya tunaikan. Sesampainya di rumah.

 HP saya berbunyi dan masuk pesan lewat WhatsApp yang mengabarkan bahwa salah satu guru madrasah saya Bapak Muhaimin wafat. Innalillahi wainna ilaihi roojii’uun... sayapun segera bersiap siap untuk berta’ziyah.... masih ada agenda yang harus dituntaskan lagi malam ini... semangat...

#CatatanUyun

Posting Komentar

0 Komentar