Dari Mulai Curhat Sampai Pimpin Rapat #CatatanUyun [Bagian - 16]

 

Hari Rabu, 7 Oktober 2020 boleh dibilang adalah hari beraktivitas untuk saya karena sudah tersusun agenda untuk segera dituntaskan satu persatu. Dimulai jam 09.00 WIB saya harus menerima organisasi guru yang menyampaikan aspirasi atau lebih tepatnya curhat terkait dengan kegiatan yang akan mereka selenggarakan, apakah kami di parlemen bisa menguatakan  mereka dan bagaimana dukungan Pemkot Cilegon.

Saya menyempatkan diskusi atau lebih tepatnya mendengarkan cerita dari mereka. Diskusi mengalir. Ada pesan utama yang sebenarnya ingin mereka sampaikan kepada saya bahwa menjadi guru adalah aktivitas yang sangat menyenangkan ketika dilakukan dengan penuh penjiwaan. 

Dedikasi yang tinggi dalam rangka mencerdaskan siswa adalah menjadi motivasi yang utama. Saya senang diskusi dengan mereka karena secara tidak langsung mereka juga ingin memberikan motivasi kepada saya bahwa segala aktivitas itu bisa menyenangkan kalau dilakukan dengan hati. 

Usai bercengkrama dengan mereka saya melanjutkan rapat  dengan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan ( AKD ) DPRD Kota Cilegon dalam rangka membahas Rencana Kerja DPRD untuk Tahun Anggaran 202.

Hadir beberapa pejabat Pemkota Cilegon, diantaranya sekwan, para kepala bagian dan kasubag di masing-masing bagian. Tahun 2021 adalah tahun terakhir dalam masa Rencana Pembangunan Menengah Daerah ( RPJMD ) Kota Cilegon tahun 2016 - 2021. 

Tahun 2021 adalah tahun dimana DPRD juga harus melakukan evaluasi terhadap capaian RPJMD tersebut. Karena tahun terakhir, maka program dan kegiatan yang direncanakan oleh DPRD juga harus mengarah kepada kesesuaian dalam rangka pencapaian RPJMD tersebut. 

Fungsi pengawasan DPRD juga harus dilakukan dengan baik sehubungan tupoksi yang melekat sehingga pencapaian target oleh OPD bisa dievaluasi secara terukur dan tepat sasaran.

Rapat dapat dimulai setelah jumlah peserta rapat yang hadir adalah kuorum. Alhamdulillah..,, setelah menunggu beberapa waktu jumlah kehadiran peserta rapat telah memenuhi kuorum. Segera saya buka rapat Penyusunan Rencana Kerja DPRD Kota Cilegon untuk Tahun Anggaran 2021. 

Diawali dengan menyampaikan kondisi Cilegon secara umum dengan capaian target-target RPJMD yang ada sehingga kemudian disampaikan Rencana Kerja DPRD sesuai dengan harmonisasi program Pemkot Cilegon agar dapat bersinergi secara maksimal antara DPRD dengan seluruh mitra kerja Komisi yang ada. 

Adanya Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) juga mengharuskan agar seluruh program Kami disusun berdasarkan sistem tersebut dan menjadi standar penyusunan program kegiatan secara massif yang tersebar diseluruh daerah yang ada. 

Setelah membuka sidang saya  memberikan kesempatan kepada Pimpinan AKD untuk menyampaikan masukan, usulan dan bahan diskusi bersama dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja DPRD. 

Seluruh AKD mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan usulannya sehingga aspirasi seluruh AKD dapat difasilitasi bersama dengan mengedepankan kebersamaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi DPRD. 

Setelah semua AKD berbicara , saya memberikan kesempatan kepada Ketua DPRD untuk menyampaikan arahannya dalam penyusunan Renja ini. Cukup padat, jelas dan lugas informasi yang disampaikan oleh Ketua DPRD kepada seluruh anggota DPRD yang tergabung sebagai Pimpinan di masing-masing AKD . 

Setelah itu saya berikan kesempatan kepada Sekretatis DPRD untuk memberikan penjelasan dan menyiapkan segala dokumen yang terkait dengan Rencana Kerja DPRD agar pelaksanaannya tidak melanggar aturan dan mekanisme yang ada. Semua disampaikan secara detail dan mudah dipahami oleh seluruh pes

Diskusi dan pembahasan yang tentu saja menarik, masing-masing Pimpinan AKD mempunyai kesamaan dalam rangka optimalisasi Tugas dan Fungsi DPRD. Setelah semuanya terbahas dan tuntas dibicarakan maka disepakati renja yang akan digunakan untuk tahun 2021 yang secara teknis akan disiapkan oleh sekretariat DPRD Kota Cilegon. Rapat pun saya tutup dengan membaca Alhamdulillah, tok..tok..tok.

Usai rapat saya harus segera bersiap -siap melanjutkan agenda rapat partai sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan konsolidasi agar semangat yang melekat dalam menunaikan amanah ataupun aktivitas dimanapun dapat ditunaikan dengan baik. 

Segera saya buka HP dan saya pun segera mengakses link rapat secara online. Sayapun bergabung dalam zoom meeting sampai selesai. Jam 16.15 WIB. Rapat online selesai dan saya segera untuk menunaikan Sholat Ashar. 

Usai shalat, HP saya berbunyi dan masuk pesan WA, ternyata pesan dari mamanya Diva yang menyampaikan kelengkapan dokumen untuk mengajukan fasilitas BPJS dari pemerintah. 

Sulitnya mencari pekerjaan dan berjualan pun masih sepi pembeli menjadikan keluarga ini harus berjuang untuk bertahan hidup. Saya terima kelengkapan dokumennya, saya cek dan saya sampaikan bahwa saya akan menyerahkan kepada dinas terkait agar dibantu untuk penyediaan fasilitas Kartu Indonesia Sehat untuk keluarga inti yang berjumlah 3 orang. 

Akhirnya mama Diva pamit setelah dokumen tersebut saya terima dan beliaupun mohon pamit kepada saya. Segera saya simpan dokumen tersebut dan saya masukkan ke dalam amplop agar dapat diperjuangkan untuk dapat KIS ( Kartu Indonesia Sehat ). 

Saya pun siap-siap untuk bersih-bersih karena sore sudah tiba dan waktu Maghrib akan datang 45 menit lagi. Setelah Maghrib ternyata sudah mulai pada datang tamu sekadar  untuk berdiskusi, curhat atau mendapatkan bantuan baik fasilitasi atau lainnya. 

Setelah malam saya pun pamitan karena saya harus segera istirahat dan menyiapkan esok hari agar tetap segar dan sehat. Alhamdulllah, di hari aktivitas ini saya bisa menyelesaikan semua dengan lancar. Benar kata orang bijak, rencana adalah 50 persen dari keberhasilan sisanya tnggal direalisasikan rencana tersebut.

#CatatanUyun
Rabu, 7 Oktober 2020

Posting Komentar

0 Komentar